10 Keberhasilan SBY Pimpin Indonesia, Terima Kasih Pak Presiden….

 

ilustrasi gambar SBY

MANOKWARIKU.INFO – SBY membeberkan keberhasilannya saat memimpin Indonesia selama dua periode. Beliau menyatakan bahwa Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I dan II telah banyak berbuat meski belum sempurna.
“Ini sekali lagi data, fakta, tidak mengada-ada,” ungkap SBY sambil memperlihatkan infografis tentang pencapaian pemerintahannya.

Hal tersebut disampaikannya saat memberi materi dalam pelatihan kader PD di Novotel Hotel, Bogor, Jawa Barat, Senin (28/3/2016). Infografis yang ditampilkan diberi backsound lagu Bon Jovi berjudul Saturday Night.

1. Peningkatan Produk Domestik Bruto dan Cadangan Devisa

SBY menyatakan telah meningkatkan produk domestik bruto dan cadangan devisa Indonesia hingga menjadi 15 besar ekonomi dunia.
Ketika era Presiden Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri pada 1999-2004, nilainya sebesar Rp 2.295,82 triliun. Dalam 10 tahun kepemimpinannya, melonjak hingga menjadi Rp 10.063 triliun.
Rasio utang pemerintah terhadap PDB turun hampir 55% dan pendapatan per kapita sejak Indonesia merdeka pun naik.
Pada 2004, pendapatan per kapita berada di kisaran US$ 1.188 hingga di tahun 2013 berada di kisaran US$ 3.000. Untuk pertumbuhan ekonomi (GDP Growth), sejak 2009 disebut SBY tertinggi nomor 2 di antara negara-negara G-20.
Dalam infografis itu, dijelaskan bahwa rasio utang terhadap PDB paling rendah di antara negara-negara G-20. Sementara rasio utang luar negeri dari 2004 hingga 2014 menurun lebih dari 70% dari 27,8% hingga tersisa 7,8%.

2. Peningkatan Pendapatan per Kapita

Pemerintahan SBY juga disebut meningkatkan hampir 4 kali lipat pendapatan per kapita dan kelas menengah. Untuk tahun 1999-2004 hanya Rp 10,55 juta per tahun, pada era pemerintahannya menjadi Rp 36,5 juta per tahun. Termasuk 4 kali lipat APBN.

3. Penurunan Jumlah Penganguran

Peningkatan lain yang disampaikan melalui infografis adalah turunnya jumlah pengangguran, perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), nilai ekspor, dan ketahanan pangan. Itu melalui program dan kebijakan dalam Kabinet Indonesia Bersatu.

4. Peningkatan Produksi Ikan Nasional

Terkait ketahanan pangan itu, peningkatan yang disampaikan salah satunya adalah adalah tentang produksi ikan nasional.

5. Peningkatan Kapasitas Listrik

Untuk infrastruktur, pemerintahan SBY disebut telah membangun 293 waduk, 1.221 embung, dan 7,29 juta hektar irigasi. Perkembangan lainnya adalah dengan meningkatkan kapasitas listrik di Indonesia.

6. Peningkatan Sarana Transportasi

Dalam slide juga dijelaskan pertumbuhan konektivitas antar wilayah berkat 8 kali lipat anggaran untuk transportasi. Kemudian pembangunan jalan, jalur kereta api, dan penambahan armada transportasi laut, termasuk pembangunan pelabuhan-pelabuhan serta dermaga.

Dari pemerintahan SBY juga diklaim telah mengeluarkan 8,6 juta orang dari kemiskinan atau sekitar 5,54% dari jumlah penduduk.

7. Peningkatan Sarana Kesehatan

Kemudian dari bidang kesehatan, Kabinet Indonesia Bersatu disebut telah membangun 837 rumah sakit dan 2.083 puskesmas, serta penambahan ribuan jumlah dokter.

8. Peningkatan Anggaran Pendidikan

Di era kepemimpinannya, SBY pun mengklaim telah meningkatkan anggaran pendidikan hingga lebih dari 20% yang berkesinambungan dengan pembangunan sarananya. Perumahan rakyat layak huni yang ditambahkan saat SBY mempimpin ada sebanyak 868.685 unit.

9. Peningkatan Perlindungan Sosial Warga

Untuk perlindungan sosial warga miskin, SBY memamerkan program-program pro rakyatnya seperti pemberian raskin dan BLSM, bantuan penyandang cacat, dan bantuan untuk lansia terlantar. Sementara soal pelestarian lingkungan disebutkan soal target 1 miliar pohon per tahun dalam rangka mengurangi emisi karbon.

10.Peningkatan Dibidang Pertahanan Negera

Dalam bidang pertahanan negara, SBY menyampaikan bahwa kabinetnya telah menambah kekuatan personel TNI hingga hampir 100.000 orang. Juga peningkatan anggaran hampir 400 persen hingga mampu melakukan peremajaan alutsista TNI. Itu juga dilakukan untuk Polri dan bidang Kamtibmas lainnya.

Dalam upaya pemberantasan terorisme, pada era SBY telah ditangkap 549 tersangka terorisme dan 92 orang di antaranya meninggal dunia. Lalu untuk pemberantasan narkoba, sebanyak 238.815 kasus telah ditangani.

“(Dalam kampanye) saya tidak pernah katakan berantas korupsi hingga 0. Itu danger. Tapi kita katakan kita akan berantas dan 10 tahun kita tidak ragu melakukan pemberantasan korupsi,” tegas SBY.

Dari data yang disampaikan, pada era pemerintahan SBY ada peningkatan indeks persepsi korupsi (IPK) dari tahun 2004 sebesar 2,0 menjadi 3,2 di 2014. Sementara untuk indeks perilaku anti korupsi dari 2012 sebesar 3,5 menjadi 3,63 di 2014.

Kabinet Indonesia Bersatu mengklaim telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 1,96 T dari KPK, Rp 2,09 T dari Polri, dan Rp 13,33 T serta USD 19,06 juta dari Kejagung.

Infografis juga memaparkan tentang kerja sama internasional dalam 10 tahun terakhir, yaitu telah dikembangkan 9 strategic partnership dan 7 comprehensive partnership. Juga kerja sama peningkatan misi perdamaian dunia secara signifikan dengan mengirimkan pasukan Garuda. Kini Indonesia berada di urutan 17 dalam kontribusi perdamaian dunia.

SBY berharap nantinya Presiden Jokowi juga akan membuat infografis atau data mengenai apa-apa saja yang telah dilakukan. Dengan demikian akan menjadi kesinambungan untuk pimpinan selanjutnya.

“Saya harap Pak Jokowi juga akan melakukan yang sama, sehingga dari presiden ke presiden bisa melengkapi,” tuturnya.

Selama infografis diputar, SBY menampilkan wajah tegasnya. Mengenakan baret biru, jenderal purnawirawan TNI itu bersedekap sambil menatap para kader yang tengah mengikuti pelatihan. Gemuruh tepuk tangan menandai berakhirnya pemaparan.

Sekjen PD Hinca Pandjaitan pun menyebut bahwa tak ada maksud apa-apa dibalik pemaparan ini. Apa yang disampaikan SBY ditujukan agar kader-kader Demokrat bisa memiliki bekal menjadi calon pemimpin yang baik.

“Hanya merefresh supaya tahu bahwa 10 tahun kita melakukan apa. Itu data dan fakta. Itu wajar. Dan tadi ajakan pak SBY agar pemimpin selanjutnya juga melakukan pemaparan yang sama sehingga dari presiden satu dengan satunya jadi satu kesatuan,” terang Hinca di lokasi yang sama.
Referensi : detik.com

Tidak ada Respon

Komentar ditutup.