Mengharukan, Kepala Distrik Warmare Sampaikan Ucapan Perpisahan Pada Upacara HUT RI

Kepala Distrik dan Jajarannya Saat Resepsi Kenegaraan

Kepala Distrik dan Jajarannya Saat Resepsi Kenegaraan

MANOKWARIKU.INFO – Upacara HUT ke-71 kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai dengan keharuan. Upacara HUT ke-71 kemerdekaan Republik Indonesia merupakan upacara terakhir di masa jabatan Lewi Wonggor, kepala Distrik Warmare.

Di akhir pidato inspektur upacara, kepala Distrik Warmare, menyampaikan permohonan maaf sekaligus berpamitan. Tahun ini merupakan tahun akhir Lewi Wonggor, kepala Distrik Warmare, menjabat kepala distrik serta masa kepegawaiannya pada bulan November akan datang.

Beliau juga menyampaikan upaya dalam pembangunan dan perbaikan fasilitas-fasilitas di Distrik Warmare. Di antaranya, usaha memberikan dan membangun perumahan-perumahan warga terkhusus warga tinggal di rumah-rumah tidak layak huni serta warga yang memang belum memiliki rumah.

Upacara HUT ke-71 kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Warmare berlangsung penuh khidmat. Upacara HUT ke-71 kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Warmare yang dipandu Santi Purwanti, protokol upacara. Paskibra dari siswa-siswa SMA Negeri 1 Warmare tegap dan siap mengibarkan Sang Saka Merah Putih yang diiringi paduan suara dari siswa-siswi SMP Negeri 10 Warmare. Teks Proklamasi dibacakan oleh Kepala SMA Negeri 1 Warmare, Maxy Teppie (56). Peserta upacara tidak hanya dipadati oleh para siswa dan tenaga pendidik di Distrik Warmare, polisi, TNI, dan Pamong Praja pun ikut serta dalam barisan.

Suasana Pelaksanaan Upacara Bendera HUT Ke 71 RI

Suasana Pelaksanaan Upacara Bendera HUT Ke 71 RI

Dengan berlangsungnya upacara, telah menciptakan dan menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme sebagai warga bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Kemerdekaan Indonesia yang menginjak usia ke-71 ini seharusnya sudah mampu membawa bangsa dan rakyat Indonesia ke jenjang kedewasaan dan kemajuan. Jika memakai analogi kehidupan manusia, tahun ke-71 tentunya menjadi umur yang sudah tidak muda lagi, bahkan telah beranjak renta sebelum akhirnya mati dimakan usia. Bagi bangsa ini, semakin bertambahnya usia kemerdekaan justru semakin rumit persoalan yang dihadapi dan cara mengatasinya. Alih-alih bertambah dewasa dan menuai kemajuan, bangsa Indonesia seolah mundur jauh ke belakang dengan segala problema dan kebobrokan justru yang semakin menjadi-jadi. Berbagai persoalan, fisik maupun mental, kian mendera bangsa ini. Korupsi yang semakin subur, kelakuan pejabat yang semakin bejat, kondisi politik yang penuh intrik, bahkan hingga urusan sepakbola pun menjadi ajang pertarungan nafsu demi
kepentingan pribadi. Intinya, nyaris seluruh lini kehidupan di negeri ini tampaknya sudah tidak berada di jalur yang benar.(rp)
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Mengharukan, Kepala Distrik Warmare Sampaikan Ucapan Perpisahan Pada Upacara HUT RI"