Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019

PEMILIHAN GURU SMA BERPRESTASI

A. Pengertian

1. Guru SMA adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik sekolah menengah atas.

2. Guru SMA Berprestasi adalah guru SMA yang memiliki kinerja di atas standar nasional pendidik mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, menghasilkan karya kreatif atau inovatif, dapat berupa teknologi tepat guna, karya seni, karya sastra, inovasi dalam pembelajaran, penulisan buku/essay di bidang pendidikan, dan prestasi olahraga yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional dan/atau internasional, dan berdampak terhadap peningkatan prestasi peserta didik serta dapat menjadi teladan bagi guru lainnya.

3. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah, murah dan sederhana.

4. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita, rasa, dan karsa antara lain berupa hasil seni lukis, seni patung, seni grafis, seni keramik, seni musik, seni tari, seni karawitan, seni pedalangan, seni teater, dan seni kriya.

5. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang obyeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya.

6. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media yang digunakan sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien.

7. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis.

8. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan negara atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet.

B. Peserta Guru SMA negeri dan swasta yang memenuhi persyaratan bagi guru yang dibawah pembinaan dinas pendidikan Provinsi. Pemilihan GuruBerprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2019 10

C. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta pemilihan guru berprestasi jenjang SMA terdiri atas persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut:

1. Persyaratan Umum

a. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV)

b. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian.

1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal, berupa kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat, dan berakhlak mulia.

3) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.

4) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

c. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui: 1) Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan; 2) Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan; 3) Penulisan buku di bidang pendidikan; 4) Penciptaan karya seni; atau 5) Karya atau prestasi di bidang olahraga.

d. Guru yang secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler.

2. Persyaratan Khusus

a. Guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya.

b. Memiliki NUPTK.

c. Mempunyai masa kerja sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta, sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun dibuktikan dangan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan bagi guru bukan PNS.

d. Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu.

e. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari Kepala Sekolah) dengan diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi.

f. Melampirkan penilaian kinerja guru 2 (dua) tahun terakhir.

g. Melampirkan bukti partisipasi dalam pengembangan kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disahkan oleh pengurus organisasi kemasyarakatan yang bersangkutan 2 (dua) tahun terakhir.

h. Melampirkan portofolio 2 (dua) tahun terakhir dalam bentuk soft copy dengan format terlampir.

i. Belum pernah menjadi finalis pada semua kegiatan lomba tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Subdit Kesharlindung Direktorat Pembinaan Guru Pemilihan GuruBerprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2019 11 Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dalam 2 (dua) tahun terakhir (2017-2018).

j. Melampirkan surat keputusan sebagai pemenang I guru berprestasi tingkat Provinsi yang ditandatangani oleh Gubernur atau kepala dinas pendidikan Provinsi.

k. Melampirkan karya tulis best practice pembelajaran dengan Topik: ”Melalui pengalaman terbaik menuju peningkatan mutu dan profesionalisme guru”.

l. Apabila terjadi penggantian finalis tingkat Nasional harus disertai dengan SK dari Gubernur untuk tingkat Provinsi.

D. Aspek dan Prosedur Penilaian Pemilihan guru SMA berprestasi tingkat Nasional merupakan ajang kompetisi untuk memilih guru SMA terbaik, dan sebagai media saling belajar diantara para guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Aspek dan prosedur penilaian dalam pemilihan meliputi: kinerja, kompetensi, dan wawasan kependidikan guru.

a. Kinerja

1. Penilaian kinerja bagi guru berprestasi dilakukan dengan penilaian terhadap: (1)  Laporan hasil penilaian kinerja guru tahun 2017 dan tahun 2018 dikirim via pos dalam amplop tertutup; (2) video pelaksanaan pembelajaran di kelas dikirim via pos; (3) dokumen portofolio guru diunggah melalui laman http://kesharlindung.pgdikmen.kemdikbud.go.id  Setiap calon guru berprestasi wajib menyampaikan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam pelaksanaan penilaian kinerja dimaksud.

2. Laporan Penilaian Kinerja Guru (dikirim via pos) Laporan penilaian kinerja guru pada satuan pendidikan yang harus disampaikan adalah laporan penilaian kinerja berdasarkan hasil observasi tugas utama guru pada satuan pendidikan dengan menggunakan ketentuan Permendiknas Nomor 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dan Pedoman Penilaian Kinerja Guru.

3. Video pelaksanaan pembelajaran (dikirim via pos) Setiap calon guru SMA berprestasi Nasional wajib menyampaikan: 1. Video pelaksanaan pembelajaran dengan durasi satu jam pelajaran 2. RPP dan silabus untuk materi pelajaran yang divideokan  3. Penjelasan tentang rekaman proses pembelajaran disajikan; 4. Instrumen pendukung penilaian kinerja guru sebagaimana ketentuan dalam Pedoman Penilaian Kinerja Guru.

4. Portofolio Guru Kinerja guru berprestasi dibuktikan dengan dokumen portofolio yang diunggah ke alamat http://kesharlindung.pgdikmen.kemdikbud.go.id. Oleh karena itu, penilaian terhadap aspek kinerja dilakukan melalui penilaian portofolio, laporan penilaian kinerja guru dan video pelaksanaan pembelajaran

b. Kompetensi

Penilaian terhadap aspek kompetensi dilakukan melalui tes tulis, observasi, dan wawancara menyangkut keempat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru. Penilaian menyangkut keempat kompetensi tersebut dilakukan sebagai berikut.

1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Subkompetensi ini meliputi hal-hal sebagai berikut.

2. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia

3. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar

4. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya

c. Wawasan Kependidikan Penilaian terhadap penguasaan wawasan kependidikan meliputi: pemahaman terhadap kebijakan pendidikan kejuruan, perundang-undangan pendidikan, isu-isu terkini bidang pendidikan kejuruan, wawasan keprofesian pendidik, dan lain-lain dilakukan melalui tes tertulis.

G. Tahapan Kegiatan No Kegiatan Pelaksanaan

1 Pengiriman pedoman pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Maret 2019

2 Sosialisasi pedoman pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maret – April 2019

3 Seleksi Guru Berprestasi dan berdedikasi Tingkat Provinsi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Mei – Juni 2019

4 Pengiriman Daftar Peserta Hasil Pemilihan Guru Berprestasi dan berdedikasi tingkat Provinsi ke Panitia Pemilihan Guru Berprestasi dan berdedikasi Tingkat Nasional Juni 2019

5 Pendaftaran dan pengunggahan Dokumen Pendukung (Karya Tulis Pengalaman Terbaik dan Portofolio) oleh pemenang guru berprestasi dan berdedikasi tingkat provinsi (dikirim dalam bentuk soft file) dikirim ke laman: http//: kesharlindung.pgdikmen.kemdikbud.go.id Juni – Juli 2019

6 Pelaksanaan Seleksi Pemilihan Guru Berprestasi dan berdedikasi Tingkat Nasional Agustus 2019

7 Penetapan Pemenang Seleksi Guru Berprestasi dan berdedikasi Pemberian Penghargaan Agustus 2019

sumber: http://www.rumputkebar.site/2019/05/pedoman-pemilihan-guru-berprestasi.html

author
talk les do more
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019"