Siasati Kekurangan, GGD Manokwari Bangun Pondok Baca di Luar Sekolah

 

Dinas Pendidikan Kab. Manokwari menyerahkan bantuan buku

MANOKWARIKU.COM – Abad ini sudah menjadi kemampuan yang perlu dimiliki di samping penguasaan teknologi komunikasi dan informasi. Kelangkaan buku dan kebaradaan perpustakaan yang kreatif menjadi penghalang terwujudnya generasi masa depan yang literal.

Kepala Distrik Tanah Rubuh, mneyerahkan bantuan buku kepada pengelola Pondok Baca

Menyadari hal tersebut komunitas BaseCare Edukasi Manokwari yang merupakan kumpulan Guru Garis Depan (GGD) menghimpun donasi buku dan mendirikan Pondok Baca Kreatif. “Kita mendirikan brand Pustaka Anak Nusa yang dikelola anggota BaseCare Edukasi sebagai pintu masuk donasi buku ke kami, syukurlah saat ini kita bisa menyalurkan 500 buku dan mendirikan pondok baca,”ujar Mulyadi Ketua BaseCare Edukasi Manokwari, Sabtu (3/3) saat peluncuran pondok baca tersebut di Distrik Tanah Rubuh. Lebih jauh Mulyadi menuturkan bahwa pendirian pondok baca di Tanah Rubuh merupakan Program Mengedukasi Anak Negeri (MEAN) yang telah dilaksankan keempat kalinya di Manokwari.

“Kami merubah konsep MEAN agar lebih berdampak di tengah masyarakat, pondok ini diharapkan mampu menjadi tempat anak-anak dan masyarakat menggali ilmu pengetahuan, karena buku yang di drop merupakan buku baru dan bukan buku bekas, kebanyakan buku masih berbungkus plastik,”tambah Mulyadi.

Ervin Indayati, salah satu GGD Manokwari sedang asyik mendongeng untuk anak-anak di Pondok Baca

Acara launching Pondok Baca Tanah Rubuh dihadiri langsung kepala distrik setempat, dan undangan dari Dinas Pendidikan Kab.Manokwari. Pendirian pondok baca tersebut dilatarbelakangi kondisi Pendidikan di Distrik Tanah Rubuh yang tertinggal dibanding distrik yang lain di Manokwari.

“Saya mengapresiasi pendirian pondok baca ini, kalau bisa diikuti oleh kampung-kampung lain untuk membuat pondok baca sejenis, saya akan sampaikan ke bupati bahwa ide-ide kreatif guru GGD Manokwari ini dalam rangka mencerdaskan anak-anak Manokwari harus didukung pemerintah,”ujar Situmorang kepala Distrik Tanah Rubuh saat membuka resmi pondok baca yang berada dekat SD 03 Warkapi.

Ali Sunarko, penggerak Noken Pustaka saat menyerahkan bantuan buku

Menyiasati agar pendirian pondok baca tersebut tidak sia-sia dan hanya gebyar sesaat, BaseCare Edukasi sengaja membuat pondok tersebut di depan rumah dinas guru yang ditempati Serafianus Maxim Asalang, guru GGD Manokwari yang bertugas di SD 03 Warkapi, Tanah Rubuh. Serafianus memang memiliki pekerjaan rumah lebih berat di lokasi pengabdiannya tersebut. Sekolah ini hanya memiliki tiga gedung kelas, sehingga dua kelas digabung jadi satu. Mengakali kelas yang terbatas, Serafianus membagi dua papan tulis di dalam kelasnya.

“Sekolah hanya memiliki dua guru PNS, ada beberapa orang guru honorer, tapi harus bagaimana lagi, mereka sering menerima gaji seadanya, bahkan tidak menerima gaji, dengan adanya pondok baca ini saya bisa memberikan pendidikan informal yang menyenangkan serta tidak terikat untuk menutup kekurangan di sekolah formal siswa, pondok ini saya buka dari pagi sampai jam delapan malam, anak-anak nanti akan belajar di pondok ini dengan suasana gembira sambil bermain,”ujar guru asal Kupang tersebut.*

Reportase : Safei Ricardo Desima

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Siasati Kekurangan, GGD Manokwari Bangun Pondok Baca di Luar Sekolah"