Waspada Equinox, Matahari Tepat Di atas Khatulistiwa 21 Maret 2016

4201 views

Peta Indonesia

MANOKWARIKU.INFO – Setiap tanggal 21 Maret dan 21 September posisi Matahari akan tepat diatas garis Khatulistiwa/Ekuator hal ini menyebabkan daerah yang berada di garis tersebut akan mengalami suhu yang lebih tinggi. Banyak isu yang berkembang mengenai peristiwa ini dan dikaitkan dengan Equinox. Lantas bagaimana dengan Manokwari? Berikut penjelasannya.

Mengapa belahan bumi utara dan selatan mengenal empat musim (semi, panas, gugur, dan dingin)?
Mengapa daerah katulistiwa hanya mengenal dua musim (hujan dan panas)?
Mengapa ada perbedaan waktu siang dan malam berubah-ubah?
Ini sedikit penjelasanya..

1. Pada Tanggal 21/ 23 Maret (Posisi matahari berada di garis 90 derajat (tegak lurus) dengan garis katulistiwa).

POSISI/ LETAK MATAHARI DI BERBAGAI MUSIM

Pada posisi ini,
• Matahari berada di garis kathulistiwa, sementara belahan bumi selatan dan utara berbagi sudut yang sama.
• Belahan bumi katulistiwa akan panas, sementara belahan bumi utara dan selatan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
• Waktu siang dan malam pun di bagi rata 12 jam di semua belahan bumi.
• Belahan bumi utara mengalami musim semi (saat bunga bermunculan) dan bumi selatan mengalami musim gugur (saat daun pohon berguguran)

2. Pada Tanggal 21/ 22 Juni (Posisi matahari berada di garis 23,5 derajat lintang utara)

POSISI/ LETAK MATAHARI DI BERBAGAI MUSIM

Pada posisi ini,
• Matahari berada di belahan bumi utara (paling panas), sementara katulistiwa akan lebih hangat dan belahan bumi selatan akan menjadi dingin.
• Kutub utara akan selalu siang, kutub selatan akan selalu malam. Siang di belahan bumi utara akan lebih panjang dan di bumi selatan akan semakin pendek.
• Belahan bumi utara mengalami musim panas dan bumi selatan mengalami musim dingin
• Katulistiwa akan mengalam musim kemarau. Hal ini disebabkan karena angin yang kering dari utara. Belahan bumi utara lebih banyak berupa daratan, tidak banyak penguapan sehingga angin yang terbentuk bersifat kering. Karena angin bertiup ke daerah yang bertekanan rendah (atau lebih dingin), maka angin yang kering ini akan bergerak ke katulistiwa.

3. Pada Tanggal 21/22 September (Posisi matahari kembali berada di garis 90 derajat (tegak lurus) dengan garis katulistiwa).

POSISI/ LETAK MATAHARI DI BERBAGAI MUSIM

Pada posisi ini,
• Matahari kembali berada di garis kathulistiwa, sementara belahan bumi selatan dan utara berbagi sudut yang sama.
• Belahan bumi katulistiwa akan panas, sementara belahan bumi utara dan selatan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
• Waktu siang dan malam pun di bagi rata 12 jam di semua belahan bumi.
• Belahan bumi utara mengalami musim gugur (saat daun pohon berguguran) dan bumi selatan mengalami musim semi (saat bunga bermunculan).

4. Pada Tanggal 21/22 Desember (posisi matahari di garis 23,5 derajat lintang selatan).

POSISI/ LETAK MATAHARI DI BERBAGAI MUSIM

Pada posisi ini,
• Matahari berada di belahan bumi selatan (paling panas), sementara katulistiwa akan lebih hangat dan belahan bumi utara akan menjadi dingin.
• Kutub selatan akan selalu siang, kutub utara akan selalu malam. Siang di belahan bumi selatan akan lebih panjang dan di bumi utara akan semakin pendek.
• Belahan bumi selatan mengalami musim panas dan bumi utara mengalami musm dingin.
• Katulistiwa akan mengalam musim hujan. Hal ini disebabkan karena angin yang bersifat basah dari selatan. Belahan bumi selatan lebih banyak berupa lautan, oleh karena itu terjadi banyak penguapan sehingga angin yang terbentuk bersifat basah. Karena angin bertiup ke daerah yang bertekanan rendah (atau lebih dingin), maka angin yang basah ini akan bergerak ke khatulistiwa.

Terus apa itu Equinox? Mengapa dinamakan equinox? Equinox sendiri berasal dari bahasa latin yang artinya “malam yang sama panjang”. Ya, karena pada hari-hari tersebut, siang dan malam hari memiliki panjang yang sama di belahan dunia manapunNah daerah yang berada di khatulistiwa tidak perlu khawatir apalagi jika pada hari tersebut ada awan maka suhu tidak akan terlalu panas. Apalagi Manokwari posisinya tidak tepat di garis khatulistiwa tetapi  melewati samudra Pasifik.(dj)

referensi: Kaskus

author
talk les do more
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.