Pejabat DKI Mundur Lagi dan 22 Lainnya Menyusul, Ada Apa Dengan Ahok?

Rustam Effendi

MANOKWARIKU.INFO – Rustam Effendi, Walikota Jakarta Utara mengundurkan diri dari Jabatannya sebagai walikota. Rustam Effendi menjabat sebagai Walikota Jakarta Utara sejak 2 Januari 2015 dan telah mengajukan surat pengunduran diri pada Selas 26 April 2016.

Beredar kabar bahwa Rustam Effendi curhat melalui akun facebooknya, mengeluhkan sikap kepemimpinan Ahok. Rustam Effendi mengeluh setelah Ahok menuduhnya bersekongkol dengan Yuzril Ihza Mahendra. Selain itu Ahok menganggap Rustam lambat dalam penanganan pemukiman liar di Jakarta Utara dan maslah banjir di Kawasan Ancol.

Sementara Kepala BKD memebenarkan hal tersebut, tetapi Ia mengatakan bahwa Rustam tidak menyebutkan alasan pengunduran diri.

“BKD sudah terima tembusannya. Cuma tidak disebut alasannya, jadi mundur aja,” kata Agus saat dihubungi, Senin (25/4/2016) malam (kompas.com).

Selain itu, Rustam Effendi, sebanyak 22 kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya di Pemerintah Provinsi DKI disebut memiliki niat mundur dari jabatannya. Hal itu diungkapkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Syarif, yang mengatakan, para pejabat kebanyakan merasa tidak nyaman dengan kondisi birokrasi pemerintah. Niatan itu sudah muncul setidaknya sejak empat bulan lalu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membantah isu tersebut. Menurutnya kabar pengunduran diri 22 pejabat DKI merupakan isu belaka.

“Tidak ada (PNS lain ingin mundur), kalau Pak Syarif bilang begitu ya tanya beliau,” ujar Djarot dikutip dari vivanews.

Selama Ahok Berkuasa sudah ada lima pejabat yang mengundurkan diri, berikut daftarnya:

Halaman berikutnya

 

Tidak ada Respon

Komentar ditutup.